Berikut adalah daftar isi materi bahasa Arab di Website khoiri.com, apabila saudara ingin berpindah dari satu materi ke materi yang lain, misal setelah mempelajari kata Nawa, anda ingin membaca tentang fi’il madhi atau kosakata yang lain, maka anda bisa memilihnya pada menu dropdown di bawah, semoga bermanfaat.
Apa artinya Nawa (نَوَى )?
Nawa merupakan bentuk fi’il madhi. Nawa artinya berniat atau bermaksud. Tulisan arab Nawa adalah نَوَى . dimana kata Nawa terdiri dari 3 huruf hijaiyah, yakni huruf nun, huruf wawu dan huruf ya’. Adapun bentuk perubahan atau tashrif kata Nawa (نَوَى) mengikuti wazan fa’ala yaf’ilu sebagai berikut
نَوَى يَنْوِى نَوًّا(نِيَّةً) وَ مَنْوًى فَهُوَ نَاوٍ وَذَاكَ مَنْوِيٌّ أَنْوِى لَا تَنْوِ مَنْوًى2 مِنْوًى
- Fi’il Madhi = (نَوَى) Nawa artinya telah berniat
- Fi’il Mudhori’ = (يَنْوِى) yanwi artinya sedang berniat
- Masdar = (نِيَّةً) niyyatan artinya niatan
- Masdar Mim = (مَنْوًى) manwan artinya sedang berniat
- Isim Fa’il = (نَاوٍ) nawin artinya Orang yang berniat
- Isim Maf’ul = (مَنْوِيٌّ) manwiyyun artinya yang diniatkan
- Fi’il Amr = (أَنْوِى) anwi artinya Niatkanlah!
- Fi’il Nahi = (لَا تَنْوِ) La tanwi artinya janganlah engkau berniat
- Isim Makan/Isim Zaman = (مَنْوًى2) manwan artinya tempat atau waktu berniat
- Isim Alat = (مِنْوًى) Minwan artinya alat untuk berniat
Kata Nawa (نَوَى) bisa berubah menjadi Nawaitu, nawaituma dan nawaitum tergantung pada dhomir (kata ganti yang digunakan). Adapun perubahan kata berdasarkan dhomirnya disebut dengan tasrif lughowi, berikut ini penjelasan dan contoh tentang tasrif lughowi fi’il madhi kata Nawa (نَوَى).
Tasrif Lughowi fi’il Madhi kata Nawa (نَوَى)
Tasrif adalah perubahan kata, di dalam bahasa arab penggunaan kata kerja akan berubah-ubah sesuai dengan dhomir (kata ganti) yang berada di depannya, sehingga penulisan kalimat saya telah berniat dengan kalian telah berniat itu berbeda. Di bawah ini adalah penulisan tasrif lughowi fi’il madhi dengan kata nawa (نَوَى) dari kata ganti dengan huruf ana sampai nahnu, di mana perubahan bentuk fi’il madhi dengan dhomir disebut juga tasrif lughowi fi’il madhi
- هُوَ نَوَى huwa nawa artinya dia laki-laki telah berniat
- هُمَا نَوَيَا huma nawaa artinya mereka laki-laki berdua telah berniat
- هُمْ يَنْوُوا hum yanwu artinya mereka laki laki telah berniat
- هِيَ تَنْوِ hiya tanwi artinya dia wanita telah berniat
- هُمَا تَنْوِيَا huma tanwiya artinya mereka wanita berdua telah berniat
- هُنَّ يَنْوِينَ hunna yanwina artinya mereka wanita telah berniat
- أَنْتَ تَنْوِ anta tanwi artinya kamu laki-laki telah berniat
- أَنْتُمَا تَنْوِيَا antuma tanwiya artinya kamu berdua laki-laki telah berniat
- أَنْتُمْ تَنْوُوا antum tanwu artinya kamu semua laki-laki telah berniat
- أَنْتِ تَنْوِي anti tanwi artinya kamu wanita telah berniat
- أَنْتُمَا تَنْوِيَا antuma tanwiya artinya kamu berdua wanita telah berniat
- أَنْتُنَّ تَنْوِينَ antunna tanwina artinya kamu semua wanita telah berniat
- أَنَا أَنْوِ ana anwi artinya saya telah berniat
- نَحْنُ نَنْوِ nahnu nanwi artinya kami telah berniat
Contoh Kalimat dengan kata Nawa (نَوَى)
Berikut adalah 7 contoh kalimat dengan kata Nawa (نَوَى) di bahasa Arab, adapun warna kuning kami berikan kepada kata yang menggunakan kata Nawa (نَوَى) supaya memudahkan di dalam mempelajari dan memahaminya. Apabila saudara mempunyai pertanyaan silakan tulis melalui formulir kirim soal.
- وَمَحَلُّ النِّيَّةِ الْقَلْبُ. فَإِنْ نَوَى بِقَلْبِهِ دُوْنَ لِسَانِهِ أَجْزَأَهُ artinya Tempat pelaksanaan niyat itu ialah hati. Maka jika ia berniyat dengan hatinya, tidak dengan lisannya, telah memadai,
- إِنَّمَا اْلأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ, وَإِنَّمَا لِكُلٍّ امْرِىءٍ مَا نَوَى artinya Perbuatan-perbuatan itu hanyalah dengan niat, dan bagi setiap orang hanyalah menurut apa yang diniatkan.
- لَكَ مَا نَوَيْتَ artinya seperti apa yang kamu niatkan.
- نَوَيْتُ اَنْ اَذْهَبَ إِلَى مَكَّة artinya saya berniat untuk pergi ke mekkah.
- نَوَيْتُ اَنْ اَقْرَأَ الْقُرْآنَ فِى المَسْجِدِ nawaitu an aqro al qur ana fil masjidi artinya saya berniat untuk membaca al qur’an di masjid.
- نَوَيْتُ اَنْ اَخْلُقَ كِتَابً مُفِيدًا nawaitu an akhluqo kitaban mufidan artinya Saya bermaksud untuk membuat buku yang bermanfaat
- نَوَيْتُ اَنْ اُعْطِيَكَ هَدِيَةً nawaitu an u’thiyaka hadiyatan artinya Saya bermaksud untuk memberikan hadiah kepada anda.










